Semarak Hardiknas, Guru SDN 17 Pane Kota Bima Ikuti Upacara Peringatan di Kantor Wali Kota
KOTA BIMA — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sejumlah dewan guru dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Pane Kota Bima turut ambil bagian dalam upacara bendera tingkat kota. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di halaman Kantor Wali Kota Bima pada pagi hari.
Upacara peringatan Hardiknas tingkat Kota Bima ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bima yang bertindak sebagai inspektur upacara. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan guru dari berbagai sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
!
Dalam amanatnya, Wakil Wali Kota Bima membacakan pidato resmi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menekankan pentingnya melanjutkan semangat Merdeka Belajar. Beliau juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik di Kota Bima yang tak kenal lelah berdedikasi mencerdaskan anak bangsa.
Kehadiran para guru dari SDN 17 Pane menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung program-program pendidikan pemerintah daerah serta menghormati jasa Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara. Dengan mengenakan seragam kebesaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), perwakilan guru dari SDN 17 Pane tampak antusias dan berbaris rapi mengikuti seluruh rangkaian upacara dari awal hingga akhir.
Kepala SDN 17 Pane Kota Bima menyampaikan bahwa momentum Hardiknas ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi ajang refleksi bagi seluruh civitas akademika di sekolahnya.
"Keikutsertaan perwakilan guru SDN 17 Pane dalam upacara tingkat kota ini adalah bentuk kebanggaan dan komitmen kami. Semangat Hardiknas memacu kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi para peserta didik kami di SDN 17 Pane," ungkap perwakilan sekolah usai pelaksanaan upacara.
Rangkaian kegiatan upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan dunia pendidikan, khususnya di wilayah Kota Bima, agar terus mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.