Tingkatkan Minat Baca dan Cinta Budaya, SDN 17 Pane Kota Bima Gelar Literasi dan Nobar Cerita Anak Indonesia

KOTA BIMA – Suasana ceria dan penuh antusiasme menyelimuti halaman SDN 17 Pane Kota Bima pada hari ini, Rabu (28/01/2026). Dalam upaya memperkuat karakter siswa dan menumbuhkan budaya membaca, pihak sekolah menggelar kegiatan Gebyar Literasi yang dirangkaikan dengan Nonton Bareng (Nobar) Cerita Anak Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, dewan guru, serta staf tata usaha. Program ini merupakan wujud nyata komitmen SDN 17 Pane dalam mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang digalakkan oleh pemerintah, namun dikemas dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-Anak.

Padukan Literasi Konvensional dan Digital

Acara dimulai tepat pukul 07.30 WITA dengan kegiatan membaca senyap selama 15 menit di halaman sekolah. Para siswa tampak asyik membaca berbagai buku cerita, mulai dari dongeng nusantara, fabel, hingga buku pengetahuan umum.

Setelah sesi membaca, kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama yaitu Nonton Bareng. Memanfaatkan fasilitas proyektor sekolah, para siswa disuguhkan tayangan animasi kisah inspiratif dan dongeng rakyat asli Indonesia. Cerita yang dipilih tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan pesan moral, seperti kejujuran, kerja keras, dan bakti kepada orang tua.

Kepala SDN 17 Pane Kota Bima, Rohana,S.Pd, menjelaskan bahwa pendekatan visual melalui Nobar ini dipilih untuk menyeimbangkan kebiasaan anak-anak zaman sekarang yang lekat dengan teknologi (Gen Alpha).

"Anak-anak di tahun 2026 ini sangat visual. Melalui Nobar Cerita Anak Indonesia, kami ingin menanamkan nilai luhur budaya bangsa dengan cara yang mereka sukai. Literasi bukan hanya soal membaca buku teks, tetapi juga kemampuan memahami pesan dari apa yang mereka lihat dan dengar," ujar Rohana,S.Pd.

Antusiasme Siswa

Gelak tawa dan tepuk tangan riuh terdengar saat pemutaran film berlangsung. Sesekali, guru memberikan pertanyaan kuis terkait cerita yang ditonton untuk menguji pemahaman siswa.

Salah satu siswa kelas 1,  Akmal, mengaku sangat senang dengan metode belajar seperti ini.

"Seru sekali! Biasanya cuma baca di perpustakaan, sekarang bisa nonton bareng teman-teman. Ceritanya bagus dan gambarnya keren. Saya jadi tahu cerita rakyat dari daerah lain," ungkapnya dengan wajah berseri.

Harapan ke Depan

Kegiatan literasi terpadu ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin di SDN 17 Pane Kota Bima. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat keakraban antar warga sekolah dan menanamkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Acara ditutup dengan sesi menyimpulkan pesan moral bersama-sama dan pembagian hadiah bagi siswa yang aktif menjawab pertanyaan seputar cerita yang telah ditayangkan.